PLUZ.ID, MAKASSAR – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan workshop peningkatan inovasi dan kekayaan intelektual di Claro Makassar, 4-6 Agustus 2023.
Acara ini bertujuan untuk mendalami pemahaman peserta tentang pentingnya inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual dalam konteks ilmu kedokteran yang terus berkembang.
Dengan semakin kompleksnya dunia medis dan ilmiah, workshop ini memiliki peran krusial dalam memberikan wawasan tentang inovasi serta cara melindungi karya intelektual.
Dalam suasana kolaboratif, peserta dari berbagai latar belakang di Fakultas Kedokteran Unhas akan bersama-sama mempelajari konsep-konsep penting yang terkait dengan inovasi dan kekayaan intelektual.
Acara ini dibuka secara resmi Dekan Fakultas Kedokteran Unhas Prof Haerani Rasyid, menyatakan, kegiatan yang berlangsung adalah kesempatan bagi staf Fakultas Kedokteran Unhas untuk mengetahui betapa pentingnya inovasi dalam dunia kedokteran di tengah perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
Acara ini juga dihadiri Wakil Dekan Bidang 2 Firdaus Hamid, Wakil Dekan Bidang 3 Andi Alfian Zainuddin, dan Wakil Dekan Bidang 4 Rina Masadah yang turut berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam menjaga dan mengelola inovasi serta kekayaan intelektual.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan berbagai sesi, mulai dari pemaparan oleh narasumber yang ahli di bidangnya, diskusi kelompok, hingga studi kasus. Peserta juga diajak untuk berinteraksi langsung dan saling bertukar ide dengan narasumber dan sesama peserta.
“Workshop ini bukan hanya sekadar sesi pembelajaran, tetapi juga ajang untuk meningkatkan kreasi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan medis yang semakin kompleks, juga berharap dapat membangkitkan semangat inovasi di antara peserta, serta mempersiapkan mereka untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu kedokteran,” jelas Prof Haerani.
Dengan adanya workshop ini, Fakultas Kedokteran Unhas menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang mendorong peningkatan kualitas riset serta inovasi dan nantinya, diharapkan peserta akan membawa pulang wawasan yang lebih mendalam tentang pentingnya melindungi hasil karya intelektual mereka dan menerapkan prinsip-prinsip inovasi dalam praktik kedokteran mereka. (***)