search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ketua Kloter 14 Klarifikasi Video Viral Jemaah Haji Bulukumba Kesasar di Madinah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 14 Mei 2025 16:00
Puang Tamma (kanan). foto: istimewa
Puang Tamma (kanan). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Video jemaah Lanjut Usia (Lansia) asal Kabupaten Bulukumba, Sulsel yang kesasar di Madinah, Arab Saudi mendadak viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 30 detik itu, memunculkan beragam tanggapan netizen, hingga ada yang menduga jemaah dalam video tersebut sedang mengalami gangguan jiwa.

Menaggapi hal ini, Ketua Kloter 14, Hardiansyiah, menyampaikan, klarifikasi per telepon dengan menjelaskan secara runtut kronologi tersesatnya Puang Tamma di Madinah.

Dituturkan, jemaah kloter 14 tiba di Fairos Golden Hotel Madinah (10/5/2025) sekitar pukul 01 dini hari waktu Arab Saudi (WAS), kemudian setelah pembagian akomodasi dan beristirahat sejenak, jemaah kemudian Salat Subuh di Masjid Nabawi.

“Jadi ini merupakan Salat Subuh pertama jemaah kloter 14 di Masjid Nabawi dan kejadian tersesatnya Puang Tamma itu, pada saat beliau ke Masjid Nabawi Salat Subuh,” tutur Hardiansyah.

Rute dari hotel ke Masjid Nabawi telah diinformasikan ke jemaah, namun karena ini pertama kalinya salat di Masjid Nabawi, sehingga banyak yang bingung pada saat pulang ke hotel.

“Jadi terkait beliau nyasar ini, saya dihubungi petugas yang kebetulan menemukan beliau sedang kebingungan sekitar pukul 05.30 WAS, kemudian saya minta untuk share lokasi dan menuju ke arah beliau,” kata Hardiansyah.

“Saya cek di Google Maps jaraknya dari hotel kami itu, memang agak jauh sekitar 1,5 kilometer dan beliau ini tidak mau diam di tempatnya, tapi terus berjalan,” tambahnya.

Karena lokasinya selalu berpindah-pindah, jelas Hardiansyah, sehingga petugas kehilangan jejak dan kesulitan untuk menemukannya.

“Akhirnya saya, pembimbing ibadah KBIHU dan petugas PHD kloter 14 UPG berinisiatif untuk mencari beliau di sekitaran Masjid Nabawi,” ujarnya.

Pencarian pun dilakukan sampai sekitar pukul 9 pagi WAS dan tidak ada hasil, sehingga mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Sektor 4 Madinah guna membantu pencarian.

“Qadarullah, pada saat akan menuju ke kantor sektor 4 itulah, di depan hotel saya berpapasan dengan petugas yang hendak mengantar beliau ke hotel tempat kami menginap,” ungkap Hardiansyah.

Ia kemudian mengantar Puang Tamma ke kamarnya dan memberinya makan, karena kondisinya tampak sangat kelelahan.

“Setelah makan dan diperiksa dokter kloter, beliau kemudian istirahat dan dokter kloter kemudian berkordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk penanganan lebih lanjut,” bebernya

Sekitar pukul 14.00 WAS, Puang Tamma dijemput ambulance KKHI dan dirujuk ke KKHI untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Karena kondisinya sudah membaik, saat ini jemaah sudah berada di hotel dan berkumpul kembali dengan rombongan kloter 14 UPG,” pungkasnya.

Selain menceritakan kronologi tersesatnya jemaah kloter 14 tersebut, Hardiansyah juga mengirimkan rekaman video bersama Puang Tamma dan pembimbing KBIHU yang sedang berbincang-berbincang di hotel tempat mereka menginap.

Dalam video itu menunjukkan kondisi Puang Tamma sedang baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala seperti orang dengan gangguan jiwa sebagaimana narasi yang dibangun segelintir netizen di media sosial.

Hardiansyah berharap, penyampaiannya ini menjadi klarifikasi atas narasi yang terlanjur berkembang di publik, sekaligus menjadi pembelajaran bagi jemaah lainnya agar tertib dan mengikuti arahan ketua kloter, ketua rombongan maupun ketua regu, sehingga kejadian serupa tidak terulang. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top