
PLUZ.ID, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar atau PDAM Kota Makassar telah menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa distribusi berdiameter 300 mm yang terletak di Kawasan KIMA, Jumat (6/6/2025).
Pekerjaan ini tuntas kurang dari 24 jam sejak dimulai Kamis (5/6/2025) pukul 18.00 WITA.
Usai perbaikan, tekanan air bersih ke wilayah terdampak mulai dinormalkan secara bertahap. Adapun wilayah yang terdampak, antara lain Jl Kapasa Raya, Jl Mula Baru, Perumahan Mutiara Gading, Pergudangan Parangloe, dan Perumahan Akasia.
Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) Perumda Air Minum Kota Makassar, Rommy Arief Derianto, mengatakan, keberhasilan penyelesaian ini, merupakan wujud kesigapan tim teknis PDAM Kota Makassar di lapangan.
“Tim kami bekerja hingga malam hari dalam kondisi medan yang cukup berat. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjamin distribusi air tetap lancar,” ungkap Rommy.
Ia menambahkan, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran lanjutan serta untuk menjaga tekanan air tetap stabil.
Rommy juga menekankan, pengerjaan ini menjadi bagian dari upaya PDAM Makassar dalam mengoptimalkan pelayanan air bersih agar merata di wilayah Makassar, terutama di area padat pelanggan.
Ia menambahkan, proses normalisasi tekanan air dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan sistem distribusi dan menghindari tekanan berlebih pada pipa-pipa sekunder.
“Kami juga terus melakukan pemantauan pascapengerjaan agar tidak terjadi gangguan lanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat sistem distribusi demi mendukung pemerataan akses air bersih di seluruh wilayah layanan PDAM Makassar,” katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Keuangan PDAM Makassar, Nanang Supriyatno, juga turun langsung ke lokasi guna memantau dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Ia menyampaikan dukungan dan arahan langsung di lapangan.
“Kami hadir langsung karena ingin memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan aman,” tegas Nanang.
Lebih lanjut, Nanang menjelaskan, kebocoran ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan sistem distribusi, khususnya di wilayah utara Makassar.
Ia menekankan, langkah ini bukan hanya reaktif, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengoptimalkan distribusi air bersih secara merata dan berkelanjutan. (***)