PLUZ.ID, BULUKUMBA – Ustaz Muhammad Yusuf, mubalig kondang yang dikenal luas melalui kanal Ceramah Bugis di media sosial, dijadwalkan hadir memberikan tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Islamic Center Dato’ Tiro (ICDT) Bulukumba, Rabu (19/11/2025), ba’da Zuhur mendatang.
Kehadiran Ustaz Muhammad Yusuf, menjadi momen yang sangat dinantikan masyarakat, khususnya jemaah Masjid ICDT Bulukumba.
Ketua Panitia, Muhammad Daud Kahal, mengungkapkan, pihaknya telah lama berupaya menghadirkan Ustaz Muhammad Yusuf ke Bulukumba.

Menurutnya, banyak aspirasi dari jemaah dan warga yang menginginkan kehadiran dai yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang sejuk, lucu, dan menyentuh hati itu.
“Kami sudah menyampaikan undangan terbuka melalui media sosial kepada seluruh masyarakat Bulukumba. Ini kesempatan besar untuk berinteraksi langsung dengan ulama kharismatik yang selama ini hanya bisa kita dengarkan melalui media digital,” ujar Daud Kahal yang juga Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid ICDT ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, yang digelar dengan semangat kebersamaan dan syiar Islam.
Selain tausiyah utama, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, antara lain:
– Pentas Seni Religi Syiar dan Dakwah “Bulukumba Cinta Al-Qur’an”, yang akan menampilkan TKA/TPA binaan BKPRMI
– Festival Kuliner Dato’ Tiro, melibatkan pelaku UMKM dan akan dilaksanakan pada 15–16 November 2025.
– Seminar ‘Strategi Menjadi Wirausahawan dan Digitalisasi Pemasaran’, yang diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Bulukumba, pada 18 November 2025.
“Seluruh kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Baznas Kabupaten Bulukumba, BKPRMI, KSP Berkat, serta sejumlah mitra kolaborasi lainnya,” kata Daud Kahal.
Rangkaian kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan, memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat dakwah. (***)