“Tidak perlu saya sebutkan namanya, tapi saya juga belum sampaikan ke warga penerima PKH,” tambahnya.
Sementara, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Kabupaten Pangkep, Ramzah, membantah tudingan tersebut.
Ramzah menjelaskan, tidak ada intervensi kepada keluarga penerima manfaat PKH.
“Dalam penyaluran PKH sama sekali tidak ada intervensi kepada keluarga penerima manfaat PKH. Apalagi, dikaitkan untuk kepentingan salah satu satu calon peserta Pilkada Pangkep,” jelasnya.
“Tugas pendamping PKH untuk mencatat dan menfasilitasi penyaluran bantuan. Termasuk tugas yang lebih pokok lagi adalah membina KPM (Keluarga Penerima Manfaat) menjadi keluarga mandiri. Sehingga ke depannya KPM bisa memperbaiki perekonomiannya sendiri,” terangnya.
Ramzah pada kesempatan ini, mengkui, penyaluran PKH di Pangkep berjalan lancar.
“Alhamdulillah, untuk Agustus penyaluran PKH sudah berjalan lancar. Sekarang penyalurannya per bulan sejak April 2020 lalu atau sejak pandemi Covid-19, sebelumnya per triwulan. Di Pangkep ada sebanyak 17.205 Kepala Keluarga (KK) penerima PKH,” ujarnya. (***)