Keputusan untuk mengalihkan dukungan tersebut, katanya, juga diperkuat oleh informasi dari berbagai media massa mengenai kinerja Danny-Fatma. Para orang tua di lingkungan mereka telah menceritakan bagaimana kesuksesan Danny saat memimpin Kota Makassar.
“Ternyata selama ini kita telah salah menilai. Waktu umur kita masih kecil, ternyata Bapak Danny Pomanto sudah sukses membangun Makassar. Kami tumbuh besar dalam tujuh tahun terakhir berkat salah satu program Bapak Danny Pomanto, seperti jagai anak ta’,” ujarnya.
Fadlan mengatakan, keputusan untuk mengalihkan dukungan tersebut sudah bulat. Bahkan, GMM For Adama telah menyiapkan acara deklarasi dukungan dalam waktu dekat ini. Waktunya menunggu struktur kepengurusan mereka rampung.
“Tunggu dalam beberapa hari kedepan kita akan deklarasi, sekaligus kita akan merekrut para milenial yang belum menentukan sikap. Sambil kita memantapkan struktur,” jelasnya.
Sebelumnya, ada beberapa komunitas milenial yang terlebih dahulu mendeklarasikan dukungannya. Seperti Generasi Milenial Adama, Milenial Adama, dan beberapa komunitas lainnya.
Koordinator Milenial Adama, Abd Muis, mengatakan, semenjak komunitasnya mengarahkan dukungan, pihaknya intens menyosialisasikan program-program Danny-Fatma. Terutama yang terkait milenial. Mulai tentang beasiswa, skil training gratis, hingga program lainnya yang pro-milenial. (***)