Nurparanca Ismail melanjutkan, program bansos ini, Dinas Sosial Provinsi Sulsel bekerja sama dengan bank-bank, seperti Bank BRI, BNI, dan PT Pos Indonesia.
Andi Irwandi Natsir mengatakan, program bansos merupakan bahagian dari program pemerintah untuk memerangi kemiskinan masyarakat.
“Menyikapi dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Menteri Sosial terkait dengan dugaan korupsi dana bansos, maka jangan sampai terjadi di Sulsel,” katanya.
Andi Irwandi Natsir menjelaskan, memahami secara dalam mengenai dengan BPNT ini, adalah merupakan program pemerintah pusat dan bukan dari program pemerintah daerah.
“Fungsi Komisi E di sini, yaitu melakukan pengawasan terhadap penyaluran bansos sampai ke tingkat bawah, yaitu masyarakat,” jelasnya.
“Kita mengharapkan agar sistem penyaluran dan data target penyaluran diperbaiki agar program ini, sampai ke masyarakat yang memang membutuhkan bantuan sosial,” tambahnya.
Sementara, Ketua HMI Cabang Gowa Raya, Ardiansyah, berharap keberadaan BPNT ini, betul-betul memberikan manfaat bagi masyatakat kecil.
“Harapan kita bersama bagaimana agar bantuan sosial ini, tepat sasaran dan kita HMI Cabang Gowa Raya akan mengawal program ini, bisa mensejahterakan masyarakat ke depan,” harapnya. (***)