search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Budi Hastuti Sosialisasikan Perda Retribusi Perizinan Tertentu

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 22 September 2021 09:00
Budi Hastuti. foto: istimewa
Budi Hastuti. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 5 tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu di Hotel Travelers Makassar, Selasa (21/9/2021).

Pada kesempatan ini, Budi Hastuti, membahas persoalan perizinan. Hal ini berkaitan dengan administrasi. Ada beberapa jenis izin yang menarik retribusi, diantaranya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB dan Izin Minuman Beralkohol (Minol).

“Tadi, saya hanya mengimbau masyarakat untuk tertib administrasi. Ini bentuk dukungan kita peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Makassar,” jelas Budi Hastuti.

Berdasarkan regulasi, kata Politisi Gerindra ini, prinsip dan sasaran dalam penetapan tarif retribusi perizinan tertentu didasarkan pada tujuan untuk menutup sebagian atau seluruh biaya penyelengaraan pemberian izin.

“Maksudnya, biaya yang meliputi penerbitan dokumen izin, pengawasan di lapangan, penegakan hukum, dan biaya dampak negatif atas pemberian izin tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Andi Zulkifli, menjelaskan, tidak semua pengurusan perizinan dikenakan retribusi. Hanya perizinan tertentu saja.

Perizinan tertentu yang dimaksud, pemerintah daerah memberikan izin kepada orang pribadi atau badan untuk pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan.

Izin itu diberikan atas kegiatan pemanfaatan ruang, penggunaan sumber daya alam, barang, sarana, dan prasarana untuk melindungi kepentingan umum dan kelestarian lingkungan.

“Kalau retribusi itu uangnya langsung masuk ke PAD untuk pembangunan. Makanya dikatakan izin tertentu, karena ini harus diatur pemerintah,” ungkapnya.

Andi Zulkifli mengatakan, keberadaan perda ini tidak lain untuk mendorong peningkatan PAD. Dimana dalam perda ini diatur SOP pemberian izin tertentu. Termasuk besaran retribusi yang mesti dibayarkan ke pemerintah.

“Misalnya IMB, itu siapapun yang urus IMB pasti membayar, karena ada retribusinya,” jelas Andi Zulkifli. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top