search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

KAI Sulsel Gelar Diklat Khusus Profesi Advokat

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 02 Oktober 2021 13:00
DIKLAT. Sekjen DPP M Aries Pangerang (tengah), didampingi Ketua Umum DPD KAI ISL Syamsuddin Nur dan Ketua Panitia DKPA Angkatan XIX Andi Guntur Sose saat membuka DKPA Angkatan XIX di Hotel Kyriad, Makassar, Jumat (1/9/2021). foto: istimewa
DIKLAT. Sekjen DPP M Aries Pangerang (tengah), didampingi Ketua Umum DPD KAI ISL Syamsuddin Nur dan Ketua Panitia DKPA Angkatan XIX Andi Guntur Sose saat membuka DKPA Angkatan XIX di Hotel Kyriad, Makassar, Jumat (1/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Sulsel menggelar Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA) Angkatan XIX di Hotel Kyriad Makassar, Jumat (1/9/2021).

Diklat ini merupakan rangkaian tahapan yang harus dilalui seorang calon advokat yang sebelumnya telah mengikuti Ujian Calon Advokat (UCA) sebelum dilantik sebagai advokat dan diambil sumpahnya di Pengadilan Tinggi.

Kegiatan dibuka secara resmi Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) M Aries Pangerang, didampingi Ketua Umum DPD KAI ISL Syamsuddin Nur dan Ketua Panitia DKPA Angkatan XIX Andi Guntur Sose.

Ketua Panitia DKPA, Andi Muhammad Guntur Sose, mengatakan, ada 19 calon advokat yang mengikuti diklat kali ini. Mereka berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Sulsel, seperti Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Bulukumba, dan Maros.

“Sengaja DKPA dilaksanakan dengan suasana peserta terbatas, tak lepas dari arahan DPP KAI yang menekankan protokol kesehatan yang ketat, termasuk jumlah peserta DKPA,” ungkapnya.

Wasekjen DPP KAI M Aris Pangerang yang hadir mewakili Presiden KAI Siti Jamaliah Lubis menekankan, agar para peserta yang nantinya memperoleh legitimasi melalui organisasi KAI, untuk tetap berada pada jalur organisasi dan tetap mengikuti Undang-Undang (UU) Advokat sesuai hasil rapat dengan Mahkamah Agung.

“Untuk tidak amburadulnya profesi advokat yang menurut Undang-Undang Profesi terpandang dan terhormat, maka kita konsisten dan tegas menjalankan Undang-Undang Advokat itu. Artinya, Anda sudah terproses melalui KAI untuk mendapatkan Legitimasi sebagai advokat dengan predikat penegak hukum lainnya,” ucap Aris Pangerang.

Sementara, Ketua DPD KAI ISL Sulawesi Selatan, Syamsuddin Nur, mengingatkan para peserta agar tetap solid dan berkolaborasi di bawah naungan KAI.

“Setelah pelaksanaan DKPA ini, dalam waktu dekat DPD akan menyurat ke DPP untuk melakukan penyuratan ke Pengadilan Tinggi Sulsel guna dijadwalkan penyumpahan, dan saya berharap kepada para peserta jika nanti telah bergabung di KAI agar tetap solid dan bisa berkolaborasi di KAI,” terangnya.

Adapun sejumlah materi pokok yang diberikan dalam DKPA ini, antara lain Sejarah KAI, Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, Hubungan Industrial, Hukum Acara TUN, Peradilan Agama, dan Mahkamah Konstitusi.

Materi-materi tersebut dibawakan pemateri yang andal di bidangnya, diantaranya, Prof Said Karim, Syamsuddin Nur, Padma Dewi Liman, dan Prof Laode Husain. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top