search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Inovatif Kreasikan Produk Solutif untuk Tarik Pelanggan di Dunia Maya

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 11 November 2021 22:00
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

Literasi Digital Sulawesi 2021

PLUZ.ID, KONAWE SELATAN – Sebanyak 727 peserta mendaftarkan dirinya untuk mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (11/11/2021).

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah ‘Dari Hobi Jadi Pundi’.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Konsultan Marketing Irene Sihombing, Duta Ekonomi Syariah Provinsi Gorontalo Prastyo Sumba, Entrepreneur Gunawan Pramusatya, dan Dewan Penasihat Pusat Edukasi Saham Indonesia Yana Amalia. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Tristania Dyah selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Membuka sesi pemaparan, Irene sebagai narasumber pertama menyampaikan materi kecakapan digital bertema ‘Selling in Digital Era, Memahami Selling Channel: Perniagaan Digital’.

Menurutnya, keterhubungan dengan internet yang masif dan intens memungkinkan berkembangnya bisnis daring, perniagaan digital, dan lokapasar yang memudahkan belanja daring.

“Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat belanja daring, yaitu memilih platform toko daring terpercaya, waspada dengan penawaran tak masuk akal, perhatikan reputasi penjual, pilih metode pembayaran yang aman, simpan bukti transaksi, serta gunakan gawai dan jaringan internet pribadi,” pesannya.

Berikutnya, Prastyo menyampaikan materi etika digital berjudul ‘Peran dan Fungsi E-Pasar dalam Mendukung Produk Lokal’.

Prastyo mengatakan, berbagai keunggulan e-pasar mulai dari aksesnya yang tak terbatas waktu dan ruang hingga strategi pemasarannya yang dapat memberi nilai lebih dan meningkatkan daya saing mesti dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha lokal.

“Agar mampu bersaing di e-pasar, kenalilah target konsumen maupun kompetitor, kelola toko daring dengan mengoptimalkan berbagai fiturnya, pertahankan kualitas produk dan stok, serta beri pelayanan yang menyenangkan,” jelasnya.

Sebagai pemateri ketiga, Gunawan membawakan tema budaya digital tentang ‘Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Produktif’.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital mesti dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas kita. Jeli melihat peluang dari masalah yang muncul sekitar kita bisa jadi langkah awal memulai bisnis.

“Jangan temukan pelanggan untuk produk Anda, temukan produk untuk pelanggan Anda,” ujarnya.

Adapun Yana, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai ‘Tips Aman Berinvestasi Daring’.

Yana mengatakan, agar aman berinvestasi daring, kenalilah profil investasi diri, pilih jenis investasi sesuai kebutuhan, dan perhatikan serta pahami aspek legalitas, regulator, maupun ketentuan produknya.

“Jika masih ragu atau bingung tentang suatu tawaran investasi, masyarakat dapat menanyakannya ke regulator terkait seperti OJK, Kemendag, BKPM, Kemenkop & UKM, ataupun Kemenkominfo,” jelasnya.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut hangat para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta diantaranya tentang bagaimana cara menemukan keunikan produk agar mampu bersaing di e-pasar.

Narasumber menjelaskan, semua produk punya nilainya sendiri, kita harus bisa menampilkan keunggulan produk kita baik dari sisi merek, layanan, maupun ketersediaannya.

Program Literasi Digital ‘Indonesia Makin Cakap Digital’ di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top