PLUZ.ID, BULUKUMBA – Kandidat doktor di Universitas Umm Al-Qura Mekah, Ismail Bin Ibrahim An-Nahdi, mendoakan Andi Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta dalam memimpin Kabupaten Bulukumba dapat maju dan sejahtera.
Ismail juga berharap dengan kepemimpinan Andi Utta, pesantren-pesantren khususnya pesantren Tahfiz Al Qur’an di Bulukumba dapat lebih berkembang lagi.
“Kita mendoakan Pak Bupati, semoga terus diberi kesehatan dan kekuatan dalam memajukan Kabupaten Bulukumba,” katanya usai menyantap makan malam bersama Andi Utta di salah satu kediaman warga di Ela-ela, Bulukumba, Selasa (22/2/2022) malam.
“Dalam kepemimpinan beliau, semoga benar-benar mengayomi masyarakat, sehingga Bulukumba menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera. Insya Allah,” tambah Ismail.
Ia mengungkapkan, kedatangannya di Kabupaten Bulukumba bersama salah satu Syekh di Madinah, dalam rangka mengunjungi ma’had atau pesantren Tahfiz Al Qur’an Al-Askar Bulukumba.
“Saya pertama kali ke Bulukumba. Pimpinan pesantren dekat sekali dengan saya. Kemudian saya diminta untuk dakwah di Sulawesi. Pertama kita di Kendari, kemudian kita ke Bulukumba,” kata Ismail.
Ia menambahkan, potensi pondok Tahfiz Al Qur’an di Bulukumba cukup besar. Oleh karena itu, ia meyakini bupati dapat memberikan support pengembangan pesantren-pesantren Tahfiz Al Qur’an tersebut.
“Semoga Bulukumba menjadi kabupaten yang menghasilkan generasi-generasi cerdas religius Islami,” terangnya.
Pimpinan Pusat Pesantren Tahfizh Quran Al-Askar Jakarta, Fahmi, menyebut, saat ini pesantrennya sudah memiliki sekitar 40 cabang di Indonesia, sejak didirikan empat tahun lalu, termasuk Bulukumba.
“Alhamudlillah, banyak santri di sini mau belajar mengaji. Insya Allah Bulukumba akan menjadi kabupaten Ahlul Qur’an,” jelasnya.
Namun, untuk mewujudkan itu, dibutuhkan dukungan semua pihak, terutama masyarakat itu sendiri.
“Mari sama-sama mendukung pengembangan Tahfiz Qur’an,” ujar Fahmi menutup.
Sementara, Penanggung Jawab Pondok Tahfiz Al Askar Bulukumba, Sunardi bin H Masser, membeberkan total keseluruhan santrinya adalah 200 orang.
“Terbagi menjadi dua. Kalau putra 160 orang di Jalan Saweregading Nomor 4 pas depan rumah makan Mas Anam. Dan putri 40 orang di Jl Dato Tiro Ela-eka” jelasnya.
Di berbagi kesempatan, Andi Utta mengajak warga untuk turut andil dalam proses pembangunan di berbagai sektor, termasuk sektor keagamaan. Baginya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk kemajuan Bulukumba.
Bahkan, saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Bontotiro, Selasa (22/2/2022), Andi Utta meminta warga untuk berinovasi.
“Jangan biarkan saya berpikir dan berinovasi sendiri. Ide dan inovasi dari kita semua penting untuk Bulukumba ke depan” katanya. (***)