search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kemensos Hadirkan 20 Rumah Layak Huni untuk Nelayan di Untia Makassar

Penyerahan Dilakukan Mensos Didampingi Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar
doelbeckz - Pluz.id Jumat, 05 September 2025 21:23
PENYERAHAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyerahkan secara resmi bantuan rumah knockdown untuk nelayan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/9/2025). foto: istimewa
PENYERAHAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyerahkan secara resmi bantuan rumah knockdown untuk nelayan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/9/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyerahkan secara resmi bantuan rumah knock down untuk nelayan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/9/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan dengan simbolis pemberian kunci rumah kepada keluarga Naila yang dilakukan Menteri Sosial, didampingi Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, dan Wakil Wali Kota Makassar.

Total sebanyak 20 unit rumah knock down diserahkan sebagai bantuan kepada keluarga miskin, berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi, lengkap dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, toilet, kursi, kasur, saluran air bersih, listrik, dan drainase.

Selain bantuan hunian, Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan pemberdayaan untuk masyarakat nelayan di kawasan Untia. Bantuan ini tidak hanya menyasar penghuni rumah baru, tetapi juga nelayan sekitar agar manfaatnya lebih merata.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah menghadirkan hunian layak bagi masyarakat nelayan, khususnya keluarga Naila yang sebelumnya tinggal di rumah tak layak huni.

“Ini memberikan gambaran bahwa pemerintah akan selalu hadir di setiap keresahan dan kesusahan warga. Insya Allah, rumah ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi bagian dari pemberdayaan nelayan Untia. Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung dan melengkapi fasilitas di kawasan ini,” ujar Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.

Appi menjelaskan, program rumah knockdown ini, bermula dari perhatian pemerintah terhadap kondisi keluarga Naila yang meski hidup serba terbatas tetap memiliki semangat besar untuk bersekolah.

Dukungan penuh kemudian hadir melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Tak hanya Nayla, tetangganya yang tinggal di kawasan yang sama dan sejumlah nelayan juga ikut dipindahkan di rumah baru layak huni.

“Dengan hadirnya rumah ini, Insya Allah bisa menjadi pilot project untuk pemberian hunian layak bagi warga nelayan di Makassar,” jelasnya.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, pada kesempatan yang sama menegaskan, apa yang dilakukan hari ini adalah tindak lanjut dari visi, misi, dan program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Ia menekankan, pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan, yaitu Kemensos, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar agar manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih luas.

“Terima kasih Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota. Mudah-mudahan tempat ini menjadi tempat bagi kemajuan Indonesia. Ini adalah tindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” ujarnya

Saifullah mengaitkan pembangunan rumah knockdown dengan gagasan besar Presiden untuk menghadirkan Sekolah Rakyat di kawasan yang sama.

Muara Sekolah Rakyat dan rumah knockdown searah, yaitu ditujukan bagi keluarga kurang mampu, termasuk kategori miskin ekstrem, agar anak-anak mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Presiden berharap sekolah ini khusus bagi keluarga yang belum terbawa arus pembangunan. Kalau dalam istilah statistik, mereka masuk kategori miskin ekstrem. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak ini diberi kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang setara,” jelasnya.

Usai penyerahan, rombongan Menteri Sosial, Gubernur Sulsel, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar meninjau langsung rumah knock down serta berdialog dengan keluarga Naila dan para penerima manfaat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top