search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid dan Jaga Indeks Toleransi

Peresmian Masjid Baitul Aqsha
doelbeckz - Pluz.id Senin, 07 September 2026 16:03
PERESMIAN. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir meresmikan langsung Masjid Baitul Aqsha yang yang berlokasi di Jalan KH Abdul Djabbar Ashiry, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (7/9/2026). foto: istimewa
PERESMIAN. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir meresmikan langsung Masjid Baitul Aqsha yang yang berlokasi di Jalan KH Abdul Djabbar Ashiry, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (7/9/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir meresmikan langsung Masjid Baitul Aqsha yang yang berlokasi di Jalan KH Abdul Djabbar Ashiry, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (7/9/2026).

Peresmian masjid ditandai dengan pemotongan pita Wali Kota Appi, yang didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulsel Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, serta pemilik tanah wakaf Abd Wahid Ismail.

Selain pemotongan pita, Appi juga menandatangani prasasti peresmian masjid, melakukan penanaman pohon di halaman depan masjid, dan melaksanakan Salat Duhur berjemaah bersama para pejabat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Appi memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Abd Wahid Ismail yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan Masjid Baitul Aqsha.

Kepada seluruh warga yang hadir, Ia menekankan, fungsi masjid tidak boleh hanya sebatas tempat pelaksanaan ibadah salat lima waktu saja. Tetapi fungsinya harus meluas menjadi pusat pembangunan peradaban umat.

“Masjid bukan hanya bangunan yang megah, tapi tempat untuk membangun peradaban. Kami berharap di masjid inilah akan kembali dipakai sebagai tempat menuntut ilmu, menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan, serta menjadi ruang interaksi dan wadah dalam menyiapkan generasi Qur’ani di masa depan,” ujarnya.

Secara khusus, Appi juga mengimbau pengurus masjid dan warga setempat untuk tidak membatasi masjid bagi ruang pertumbuhan anak-anak.

Menurutnya, anak-anak tidak boleh dimarahi ketika bermain di masjid agar tidak memicu trauma yang membuat mereka enggan datang.

“Tolong kalau ada anak-anak kecil lari-lari di masjid jangan dimarahi. Kalau dimarahi, mereka akan trauma untuk datang. Sangat rugi kita kalau tidak ada lagi anak-anak yang mau datang ke masjid,” pesannya.

Appi menyampaikan kabar gembira mengenai peningkatan indeks toleransi di Kota Makassar.

Ia mengungkapkan, indeks toleransi beragama di Kota Makassar melonjak signifikan dari peringkat 54 menjadi peringkat ke-9 nasional.

Prestasi tersebut adalah wujud nyata bagaimana perhatian dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mewujudkan kota yang aman, nyaman, dan inklusif.

Appi berharap, agar angka prestasi tersebut dapat ditingkatkan melalui cerminan tindakan sosial yang toleran dan saling gotong royong dari masyarakat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top