search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kawasan Tanpa Rokok Perlu Dimasifkan di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 12 November 2021 21:00
Budi Hastuti. foto: istimewa
Budi Hastuti. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti, mengajak semua pemangku kepentingan atau stakeholder memasifkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Budi Hastuti saat menggelar sosialisasi Peraturan Saerah (Perda) Kota Makassar nomor 4 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Hotel Pesonna Makassar, Jumat (12/11/2021), mengatakan, hal itu demi menjaga kesehatan warga.

“Harapan kita pemangku kepentingan ikut berperan menyebarluaskan perda ini. Tujuannya, masyarakat tahu mana yang boleh atau masuk KTR,” ujar Budi Hastuti.

Pasalnya, Legislator Fraksi Gerindra ini, menilai, masih banyak warga yang belum mengetahui adanya regulasi tahun 2013 ini. Apalagi, belum ada titik-titik di tempat umum yang menyediakan kawasan rokok.

“Nah ini juga kita ingin ada ruangan khusus merokok,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Puspito, menyampaikan, pembuatan perda untuk melindungi masyarakat dari polusi asap rokok. Utamanya, perempuan hamil dan anak muda yang merupakan generasi bangsa.

“Perda ini muncul untuk menata kawasan hidup yang lebih baik. Di Makassar, kawasan hijau minim nah kalau rokok ini tidak diatur bisa bahaya karena polusi asap rokok itu,” kata Pope’, sapaan akrabnya.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi perda ini, untuk membangun kepedulian masyarakat terkait KTR. Hal itu, dinilai lantaran pemahaman tentang regulasi nomor 4 tahun 2013 ini, masih kurang.

“Kepercayaan terhadap pemerintah dalam hal membuat regulasi masih ada. Hanya, implementasi yang belum maksimal sehingga membuat warga pesimis dan tidak tahu harus berbuat apa,” tegasnya.

Salah satu cara agar partisipasi masyarakat meningkat, melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan DPRD. Kemudian, pengawasan dilakukan Satpol PP sebagai penegak perda ditingkatkan.

“Cara ini yang perlu dilakukan secara masif,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top